Perbedaan adalah anugrah… (baca-baca aja dulu)

del.icio.us TRACK TOP
By hqki. Filed in Islami.
No comments yet. Be the first to comment!

Ironis sekali menurut saya jika Islam harus di kelompok-kelompokan..

Apalagi ada beberapa golongan anak muda di zaman sekarang yang dengan ilmu terbatas, rujukan terbatas, bahkan mengajinya juga belum tentu pas,  serta wawasan yang ngepas, tiba-tiba ibarat tentara stres menembakkan peluru membabi buta ke segala arah.

Semua orang dicaci maki sebagai ahli bid’ah, tidak satu pun yang tidak kena vonis bid’ahnya yang mematikan itu. Bahkan caci maki itu diteruskan dengan tindakan tidak terpuji lainnya, misalnya menyebarkan ‘aib dan semua kekurangan orang itu. Bahkan sampai urusan mencela secara fisik, sesuatu yang hanya terjadi di panggung lenong betawi saja.

Padahal terkadang sebenarnya masalah itu masih punya ruang untuk berbeda pendapat. Sementara para ulama masih belum sampai kata sepakat untuk membid’ahkannya, ternyata sekelompok anak muda ‘aneh’ yang tidak bisa bahasa arab ini sudah melaju duluan dan menyebar vonis bid’ah ke semua orang.

Sayang sekali memang, karena ternyata senjatanya cuma terjemahan dari fatwa si fulan dan fulan, itu pun cuma hasil copy paste dari situs internet. Tapi lagaknya sudah kayak mufti betulan. Sayang sekali memang, kalau ada anak muda penuh semangat tapi ilmu terbatas.

Semoga mereka bisa kembali ke jalan yang terang, biar tidak nabrak apa pun yang ada di depannya. Maklum anak muda, semangat dan nafsu boleh besar tapi sayang sekali ilmunya kurang. Kitab yang dibaca cuma itu-itu saja sih, tidak ada kitab lainnya.

Maka dengan itu penulis juga ingin memberikan sedikit artikel yg mungkin bisa di pakai sebagai rujukan-rujukan..

Mohon maaf bila tulisan-tulisan penulis kurang berkenan, Allah maha pemaaf loh :D

Tnks..

Sunnah-VS-Bidah

Nyekar-dengan-Membawa-Bunga

Istilah Wajib, Haram, Sunnah, Makruh dan Mubah

Mengaminkan-Do’a-bagaimana

Sikap-Menghadapi-Adat-Istiadat-di-Sekitar-Kita

Dakwah-Islam-dimulai-dari-mana

ahli-sunnah-wal-jamaah

belajar-tentang-islam

Bid’ah yang Hukumnya Mubah atau Wajib, Adakah

Rt/Rw Net Wilayah Ciputat & Sekitarnya

del.icio.us TRACK TOP
By hqki. Filed in Lainnya.
1 comment filed

spanduk-kecil.JPG

Marketing :

(021) 988859712

08568188041

Bid’ah yang Hukumnya Mubah atau Wajib, Adakah?

del.icio.us TRACK TOP
By hqki. Filed in Islami.
No comments yet. Be the first to comment!

Permasalahan hukum bid’ah, apakah semuanya sesat atau ada juga bid’ah yang tidak sesat (bid’ah hasanah), memang seringkali menjadi titik perbedaan pendapat di kalangan ulama. Walau pun pada akhirnya kalau kita perhatikan, ternyata ujung-ujungnya semua mengacu kepada kesimpulan yang sama.

bidah.docbelajar-tentang-islam.docahli-sunnah-wal-jamaah.docdakwah-islam.doc, sikap-menghadapi-adat-istiadat-di-sekitar-kita.doc, mengaminkan-doa.docistilah-wajib.doc

Orang arab naek motor

del.icio.us TRACK TOP
By hqki. Filed in Lucu-lucuan.
No comments yet. Be the first to comment!

ribet.wm

Seting-Router-Linux-Standart

del.icio.us TRACK TOP
By hqki. Filed in Linux.
1 comment filed

Pertama yang harus di lakukan adalah mensetting mgw(main gateway) supaya bisa connect ke internet. Sebelum Mensetting :

1. Minta IP public ke ISP lengkap dengan netmask,broadcast dan dns-nya misalnya :

RANGE : 202.159.121.0/29

IP : 202.159.121.2

GATEWAY : 202.159.121.1

Nemast : 255.255.255.248

Broadcast : 202.159.121.7

DNS1 : 202.159.0.10

DNS2 : 202.159.0.20

berarti kita mendapatkan ip 5 buah dari 202.159.121.2 - 202.159.121.6

2. Menentukan IP local yang akan kita gunakan buat client

Setting IP MGW : [root@mgw kiki]$ vi /etc/sysconfig/network

lalu isi dengan :

NETWORKING=yes

HOSTNAME=mgw.domain.com

GATEWAY=202.159.121.1

lalu simpen dengan menekan :wq

3. Menconfigurasi IP eth0(default)

[root@mgw root]$ vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0

lalu isi dengan :

DEVICE=eth0

BOOTPROTO=static

IPADDR=202.159.121.2

BROADCAST=202.159.121.7

NETMASK=255.255.255.249

onfiltered=yes

USERCTL=no

lalu simpen dengan menekan :wq

4. Setting dns resolve

[root@mgw root]$ vi /etc/resolve.conf

lalu isi dengan nameserver dari isp kita tadi :

nameserver 202.159.0.10

nameserver 202.159.0.20

lalu simpen dengan menekan :wq

5. Setting ip_forwarding

[root@mgw kiki]$ vi /etc/sysctl.conf

rubah net.ipv4.ip_forward = 0 menjadi net.ipv4.ip_forward = 1

atau kalau gak ada net.ipv4.ip_forward = 0 tambahin net.ipv4.ip_forward = 1

simpen dengan menekan :wq

6. Restart network

[root@mgw kiki]$ /etc/init.d/network restart

Shutting down interface eth0: [ OK ]

Shutting down loopback interface: [ OK ]

Disabling IPv4 packet forwarding: [ OK ]

Setting network parameters: [ OK ]

Bringing up loopback interface: [ OK ]

Bringing up interface eth0: [ OK ]

[root@www root]#chkconfig –level 2345 network on

[root@www root]#

7. Testing dengan ngeping ke default gateway 202.159.121.1

[root@mgw kiki]$ ping 202.159.121.1

PING 202.159.121.1 (202.159.121.1) 56(84) bytes of data.

64 bytes from 202.159.121.1: icmp_seq=1 ttl=63 time=0.356 ms

64 bytes from 202.159.121.1: icmp_seq=2 ttl=63 time=0.269 ms

64 bytes from 202.159.121.1: icmp_seq=3 ttl=63 time=0.267 ms

64 bytes from 202.159.121.1: icmp_seq=4 ttl=63 time=0.268 ms

— 202.159.121.1 ping statistics —

4 packets transmitted, 4 received, 0% packet loss, time 2997ms

rtt min/avg/max/mdev = 0.267/0.290/0.356/0.038 ms

8. Testing untuk ngeping google.com untuk ngecek dns-nya, kalau muncul :

PING google.com (216.239.39.99) 56(84) bytes of data, berarti dns kita untuk mgw dah bekerja, tapi kalau muncul = ping: unknown host google.com

berarti dns yang kita isikan di /etc/resolve.conf masih salah,silahkan cek lagi ke ISP nya. Nah bereskan sudah setting IP untuk mgw-nya, supaya mgw ini bisa sekaligus digunakan sebagai dns server oleh client maka harus di install daemon bind atau daemon nameserver yang lain atau kalau sudah ada tinggal hidupkan bind-nya.

[root@www root]# /etc/init.d/named restart

Stopping named: [ OK ]

Starting named: [ OK ]

[root@www root]#chkconfig –level 2345 named on

[root@www root]#

Misalnya ip ke client adalah :

192.168.0.1/24

IP : 192.168.0.1

Netmask : 255.255.255.0

Broadcast : 192.168.0.255

RANGE IP CLIENT : 192.168.0.2-192.168.0.254

1. Setting ip untuk eth1 (yang ke client)

[root@mgw kiki]$ vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1

lalu isi dengan :

DEVICE=eth1

BOOTPROTO=static

IPADDR=192.168.0.1

NETMASK=255.255.255.0

BROADCAST=192.168.0.255

onfiltered=yes

USERCTL=no

lalu simpen dengan menekan :wq

2. Restart networknya

[root@mgw root]$ /etc/init.d/network restart

Shutting down interface eth0: [ OK ]

Shutting down interface eth1: [ OK ]

Shutting down loopback interface: [ OK ]

Disabling IPv4 packet forwarding: [ OK ]

Setting network parameters: [ OK ]

Bringing up loopback interface: [ OK ]

Bringing up interface eth0: [ OK ]

Bringing up interface eth1: [ OK ]

3. Testing dengan cara ping ip eth1

[root@mgw kiki]$ ping 192.168.0.1

PING 192.168.0.1 (192.168.0.1) 56(84) bytes of data.

64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=1 ttl=63 time=0.356 ms

64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=2 ttl=63 time=0.269 ms

64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=3 ttl=63 time=0.267 ms

64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=4 ttl=63 time=0.268 ms

— 192.168.0.1 ping statistics —

4 packets transmitted, 4 received, 0% packet loss, time 2997ms

rtt min/avg/max/mdev = 0.267/0.290/0.356/0.038 ms

Tinggal Setting IP computer client dengan ketentuan di bawah ini :

IP : 192.168.0.2 - 192.168.0.254

GATEWAY : 192.168.0.1

NETMASK : 255.255.255.0

BROADCAST : 192.168.0.255

NAMESERVER : 192.168.0.1

Misal :

Client01

===============================

IP : 192.168.0.2

GATEWAY : 192.168.0.1

NETMASK : 255.255.255.0

BROADCAST : 192.168.0.255

NAMESERVER : 192.168.0.1

Client02

===============================

IP : 192.168.0.3

GATEWAY : 192.168.0.1

NETMASK : 255.255.255.0

BROADCAST : 192.168.0.255

NAMESERVER : 192.168.0.1

Dan seterusnya sesuai banyaknya client,yang berubah hanya IP untuk client windows maka setting IP di bagian Start Menu/Setting/Control Panel/Network.

Setelah di setting ip client, maka coba ping ke 192.168.0.1 dari client,kalau berhasil berarti client dan MGW nya sudah tersambung.

Setting MGW supaya client bisa internet dengan menggunakan NAT

1. Matikan iptablesnya

[root@mgw root]# /etc/init.d/iptables stop

Flushing all chains: [ OK ]

Removing user defined chains: [ OK ]

Resetting built-in chains to the default ACCEPT policy: [ OK ]

[root@mgw root]#

2. Tambahkan iptables untuk Source NAt sesuai dengan ip di eth0

[root@mgw root]# /sbin/iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -s

192.168.0.0/24 -j SNAT –to-source 202.159.121.2

[root@mgw root]# /sbin/iptables-save > /etc/sysconfig/iptables

[root@mgw root]# /etc/init.d/iptables restart

Flushing all current rules and user defined chains: [ OK ]

Clearing all current rules and user defined chains: [ OK ]

Applying iptables firewall rules: [ OK ]

[root@mgw root]# iptables-save

SNAT sudah,SNAT disini standar sekali dan gak ada proteksi untuk mengetestnya kita browser di client lalu buka google.com, kalau jalan berati kita sudah berhasil :) .

Wassallam

Untung kah membuka warnet?

del.icio.us TRACK TOP
By hqki. Filed in Artikel IT.
No comments yet. Be the first to comment!

April 16th, 2007

Ini adalah pertanyaan mendasar dari setiap individu yang hendak terjun ke bisnis warnet. Untuk menjawabnya tidaklah mudah, sebab banyak faktor yang terlibat di dalamnya.

Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk menjadi panduan super yang pasti benar :)namun lebih bertujuan untuk memberikan dasar pemikiran bagi mereka yang hendak berbisnis warnet. Seperti biasa, dalam tulisan yang saya buat pada akhirnya akan menuju sebuah rumusan sederhana yang dapat digunakan sebagai patokan awal.

 

Dalam hal menghitung keuntungan tentu rumus yang paling sederhana adalah:

 

(Pendapatan) – (Pengeluaran) = Keuntungan

 

Rumus sederhana ini lah yang akan kita kembangkan sebagai berikut:

 

Pertama, kita lihat dulu variabel-variabel apa saja dalam berbisnis warnet:

·         Jumlah Investasi

·         Biaya Bulanan

·         Masa sewa tempat

·         Jumlah PC

·         Harga Jual

·         Efisiensi

·         Masa operasi per bulan

 

Kemudian, kita coba untuk memasukkan angka-angka ke variabel di atas dengan asumsi-asumsi umum berdasarkan apa yang ada di lapangan saat ini.

 

·         Investasi = Rp 150.000.000

·         Jumlah PC = 15

·         Biaya Bulanan = Rp 9.400.000

·         Masa sewa tempat = 3 tahun ( 36 bulan)

·         Harga Jual = Rp 5.000,-

·         Efisiensi = 7

·         Masa operasi per bulan = 28 hari

 

Pertanyaan berikut tentu: variabel mana yang termasuk pada golongan “pemasukan”? Jumlah PC, Harga Jual, efisiensi dan masa operasi per bulan termasuk pada golongan tersebut. Sehingga jumlah pemasukan bisa di dapatkan dengan rumus:

 

( Harga jual x jumlah PC x Efisiensi x Masa operasi per bulan ) = Jumlah Pendapatan per Bulan

 

Setelah mendapatkan jumlah pendapatan, berikut adalah mari kita hitung Pengeluaran. Variabel Pengeluaran adalah: Investasi, Biaya bulanan. Adapun rumusannya adalah sbb:

 

( Investasi / masa sewa tempat + Biaya Bulanan ) = Jumlah Pengeluaran per Bulan.

 

Sehingga jika angka-angka asumsi di masukkan, maka hasilnya adalah sbb:

 

Pendapatan = ( Rp 5000 x 15 x 7 x 28 ) = Rp 14.700.000,-

Pengeluaran = ( Rp 150.000.000 / 36 + Rp 9.400.000 ) = Rp 13.567.000,- ( pembulatan )

Sehingga selisihnya = Rp 1.333.000,-

 

Nah, silahkan anda nilai sendiri apakah ber bisnis warnet itu menguntungkan atau tidak.

 

Setting dasar Mikrotik-Os

del.icio.us TRACK TOP
By hqki. Filed in Mikrotik-Router.
1 comment filed

1. Memberikan IP address pada interface Mikrotik. Misalkan ether1
akan kita gunakan untuk koneksi ke Internet dengan IP 192.168.0.1
dan ether2 akan kita gunakan untuk network local kita dengan IP
172.16.0.1

[admin@Hakiki] > ip address add address=192.168.0.195/24
interface=ether1
[admin@Hakiki] > ip address add address=192.168.2.1/24
interface=ether2

2. Melihat konfigurasi IP address yang sudah kita berikan
[admin@Hakiki] >ip address print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
0 192.168.0.195/24 192.168.0.1 192.168.0.255 ether1
1 192.168.2.1/24 192.168.2.1 192.168.2.255 ether2

3. Memberikan default Gateway, diasumsikan gateway untuk koneksi
internet adalah 192.168.0.1
[admin@Hakiki] > /ip route add gateway=192.168.0.1

4. Melihat Tabel routing pada Mikrotik Routers
[admin@Hakiki] > ip route print
Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic,
C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf
# DST-ADDRESS PREFSRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE
0 ADC 192.168.2.0/24 192.168.2.1 ether2
1 ADC 192.168.0.0/26 192.168.0.195 ether1
2 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.0.1 ether1

5. Tes Ping ke Gateway untuk memastikan konfigurasi sudah benar
[admin@Hakiki] > ping 192.168.0.1
192.168.0.1 64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
192.168.0.1 64 byte ping: ttl=64 time<1 ms
2 packets transmitted, 2 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 0/0.0/0 ms

6. Setup DNS pada Mikrotik Routers
[admin@Hakiki] > ip dns set primary-dns=202.159.32.2 allow-
remoterequests=yes
[admin@Hakiki] > ip dns set secondary-dns=202.159.33.3 allow-
remoterequests=yes

7. Melihat konfigurasi DNS
[admin@Hakiki] > ip dns print
primary-dns: 202.159.32.2
secondary-dns: 202.159.33.3
allow-remote-requests: no
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1w
cache-used: 16KiB

8. Tes untuk akses domain, misalnya dengan ping nama domain
[admin@Hakiki] > ping yahoo.com
216.109.112.135 64 byte ping: ttl=48 time=250 ms
10 packets transmitted, 10 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 571/571.0/571 ms

Jika sudah berhasil reply berarti seting DNS sudah benar.

9. Setup Masquerading, Jika Mikrotik akan kita pergunakan sebagai
gateway server maka agar client computer pada network dapat
terkoneksi ke internet perlu kita masquerading.
[admin@Hakiki]> ip firewall nat add action=masquerade outinterface=
ether1 chain:srcnat

10. Melihat konfigurasi Masquerading
[admin@Hakiki]ip firewall nat print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
0 chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade

Setelah langkah ini bisa dilakukan pemeriksaan untuk koneksi dari
jaringan local. Dan jika berhasil berarti kita sudah berhasil
melakukan instalasi Mikrotik Router sebagai Gateway server. Setelah
terkoneksi dengan jaringan Mikrotik dapat dimanage menggunakan WinBox
yang bisa di download dari Mikrotik.com atau dari server mikrotik
kita.

Wassallam

Mikrotik BW-Manajemen Standart

del.icio.us TRACK TOP
By hqki. Filed in Mikrotik-Router.
2 comments filed

MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi dan yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur lengkap untuk network dan wireless, salah satunya adalah bandwidth manajemen.
Saya coba mengulas cara2 paling awal untuk setting mikrotik untuk BW manajemen.

1. Install Mikrotik OS
- Siapkan PC, minimal Pentium II juga gak papa RAM 64,HD 500M atau pake flash memory 64
- Di server / PC kudu ada minimal 2 ethernet, 1 ke arah luar dan 1 lagi ke Network local yg akan di manage BWnya
- Burn Source CD Mikrotik OS masukan ke CDROM
- Boot dari CDROM
- Ikuti petunjuk yang ada, gunakan syndrom next-next dan default
- Install paket2 utama, lebih baiknya semua packet dengan cara menandainya (mark)
- Setelah semua paket ditandai maka untuk menginstallnya tekan “I”
- Lama Install normalnya ga sampe 15menit, kalo lebih berarti gagal, ulangi ke step awal
- Setelah diinstall beres, PC restart akan muncul tampilan login

2. Setting dasar mikrotik
Langkah awal dari semua langkah konfigurasi mikrotik adalah setting ip
Hal ini bertujuan agar mikrotik bisa di remote dan dengan winbox dan memudahkan kita untuk melakukan berbagai macam konfigurasi
- Login sebaga admin degan default password ga usah diisi langsung enter
- Setelah masuk ke promt ketikkan command:
[ropix@GblSdd] > ip address add address=222.124.21.26/29 interface=ether1
Gantilah dengan ip address anda dan interface yg akan digunakan untuk meremote sementara
- Lakukan ping ke dan dari komputer lain
- Setelah konek lanjutkan ke langkah berikutnya, kalo belum ulangi langkah 2

3. Setting Lanjutan
- Akses ip mikrotik lewat browser, maka akan muncul halaman welcome dan login
- Klik link Download it untuk download winbox yg digunakan untuk remote mikrotik secara GUI
- Jalankan winbox, login sebagai admin password kosong
- Masuklah ke menu paling atas (interface), tambahkan interface yg belum ada dengan mengklik tanda +
- Tambahkan pula interface “bridge” untuk memfungsikan mikrotik sebagai bridge

4. Setting Bandwidth limiter
- Klik menu ip>firewall>magle

Buat rule (klik tanda + merah) dengan parameter sbb:
Pada tab General:
Chain=forward,
Src.address=192.168.0.2 (atau ip yg ingin di limit)
Pada tab Action :
Action = mark connection,
New connection mark=ropix-con (atau nama dari mark conection yg kita buat)
Klik Apply dan OK

Buat rule lagi dengan parameter sbb:
Pada tab General: Chain=forward,
Connection mark=ropix-con (pilih dari dropdown menu)
Pada tab Action:
Action=mark packet,
New pcket Mark=ropix (atau nama packet mark yg kita buat)
Klik Apply dan OK

- Klik menu Queues>Queues Tree
Buat rule (klik tanda + merah) dengan parameter sbb:

Pada tab General:
Name=ropix-downstrem (misal),
Parent=ether2 (adalah interface yg arah keluar),
Paket Mark=ropix (pilih dari dropdown, sama yg kita buat pada magle),
Queue Type=default,
Priority=8,
Limit At=8k (untuk bandwidth minimum)
Max limit=64k (untuk seting bandwith brustable)
Klik aplly dan Ok

Buat rule lagi dengan parameter sbb:
Pada tab General:
Name=ropix-Upstrem (misal),
Parent=ether1 (adalah interface yg arah kedalam),
Paket Mark=ropix (pilih dari dropdown, sama yg kita buat pada magle),
Queue Type=default,
Priority=8,
Limit At=8k (untuk bandwidth minimum upstrem)
Max limit=64k (untuk seting bandwith brustable)
Klik aplly dan Ok

-Cobalah browsing dan download dari ip yg kita limit tadi, Rate pada Queues rule tadi harus mengcounter, kalo belum periksa lagi langkah- langkah tadi

- Icon hijau menandakan bandwidth kurang dari batasan, Icon berubah kuning berarti bandwidth mendekali full dan merah berarti full.

Konfigurasi Squid

del.icio.us TRACK TOP
By hqki. Filed in Linux.
No comments yet. Be the first to comment!

Catatan:
- Penginstalan dengan metode ini telah berhasil dilakukan pada sistem RH6.2, RH7.0, RH7.1, dan RH7.2
- Squid yang telah digunakan adalah squid-2.4.STABLE1-src.tar.gz dan squid-2.4.STABLE4-src.tar.gz, squid-2.4.STABLE6-src.tar.gz
o>Persiapan:
Downloadlah file-file yang dibutuhkan untuk instalasi dan optimasi squid pada direktori yg anda suka (misal /var/tmp):
- squid-2.4.STABLE6-src.tar.gz (bisa didapat di www.squid-cache.org)
- malloc.tar.gz (bisa didapat di http://debian.web.id/download/lib/malloc.tar.gz)
- floppy.tgz (bisa didapat di http://debian.web.id/download/systool/floppy.tgz)
o> Langkah-langkah instalasi:
Konfigurasi dan Optimasi Squid
——————————-
- ekstraklah file squid hasil d/l an
# tar zxvf squid-2.4.STABLE6-src.tar.gz
- squid proxy server tidak dapat berjalan sebagai super user root, oleh karena itu, buatlah user yang akan menjalankan squid:
# useradd -d /cache/ -r -s /dev/null squid >/dev/null 2>&1
# mkdir /cache/ —- anda tidak perlu mengetikkan perintah ini jika anda telah membuat partisi /cache pada saat penginstalan linux pertama kali.
# chown -R squid.squid /cache/
- editlah file icons/Makefile.in dengan text editor yang anda suka dan gantilah baris:
DEFAULT_ICON_DIR = $(sysconfdir)/icons
menjadi:
DEFAULT_ICON_DIR= $(libexecdir)/icons
- editlah file src/Makefile.in dengan text editor yang anda suka dan gantilah baris:
DEFAULT_CACHE_LOG = $(localstatedir)/logs/cache.log
menjadi:
DEFAULT_CACHE_LOG = $(localstatedir)/log/squid/cache.log
DEFAULT_ACCESS_LOG = $(localstatedir)/logs/access.log
menjadi:
DEFAULT_ACCESS_LOG = $(localstatedir)/log/squid/access.log
DEFAULT_STORE_LOG = $(localstatedir)/logs/store.log
menjadi:
DEFAULT_STORE_LOG = $(localstatedir)/log/squid/store.log
DEFAULT_PID_FILE = $(localstatedir)/logs/squid.pid
menjadi:
DEFAULT_PID_FILE = $(localstatedir)/run/squid.pid
DEFAULT_SWAP_DIR = $(localstatedir)/cache
menjadi:
DEFAULT_SWAP_DIR = /cache
DEFAULT_ICON_DIR = $(sysconfdir)/icons
menjadi:
DEFAULT_ICON_DIR = $(libexecdir)/icons
Maksud dari pengeditan file di atas adalah untk mengubah lokasi default dari file cache.log, access.log, dan store.log agar ditempatkan di dalam direktori
/var/log/squid, dan meletakkan pid (process identification) squid di direktori /var/run, serta menyimpan direktori icons di /usr/lib/squid/icons.
Menggunakan GNU malloc library untuk meningkatkan cache performance squid
————————————————————————-
- kopikan malloc.tar.gz ke direktori /var/tmp
# cp malloc.tar.gz /var/tmp
- ekstrak dan compile malloc
# cd /var/tmp
# tar zxvf malloc.tar.gz
# cd malloc
# export CC=egcs
# make
- kopikan library hasil kompilasi malloc (libmalloc.a) ke lib direktori linux anda
# cp libmalloc.a /usr/lib/libgnumalloc.a
- kopikan file malloc.h hasil kompilasi malloc ke direktori system include linux anda
# cp malloc.h /usr/include/gnumalloc.h
Kompilasi dan Optimasi Squid
—————————-
- Masuklah kembali ke direktori di mana terdapat source squid
# cd /var/tmp/squid-2.4.STABLE6
- Ketikkan command berikut di komputer anda:
CC=”egcs”
./configure
–prefix=/usr
–exec-prefix=/usr
–bindir=/usr/sbin
–libexecdir=/usr/lib/squid
–localstatedir=/var
–sysconfdir=/etc/squid
–enable-delay-pools
–enable-cache-digests
–enable-poll
–disable-ident-lookups
–enable-truncate
Command-command tersebut di atas akan sangat berarti sekali jika anda membaca help file yang disediakan :) (just type ./configure –help)
- Sekarang kita lakukan kompilasi dan instalasi squid, cukup ketikkan command-command berikut pada linux anda:
# make -f makefile
# make install
# mkdir -p /var/log/squid
# rm -rf /var/logs/
# chown squid.squid /var/log/squid/
# chmod 750 /var/log/squid/
# chmod 750 /cache/
# rm -f /usr/sbin/RunCache
# rm -f /usr/sbin/RunAccel
# strip /usr/sbin/squid
# strip /usr/sbin/client
# strip /usr/lib/squid/unlinkd
# strip /usr/lib/squid/cachemgr.cgi
Menggunakan script-script yang ada pada file floppy.tgz
——————————————————-
- ekstrak file floppy.tgz (misal ke /var/tmp)
# tar zxvf floppy.tgz
- kopikan script2 yg dibutuhkan oleh squid ke direktori yang sesuai
# cd /var/tmp/floppy
# cp /var/tmp/floppy/Squid/init.d/squid /etc/rc.d/init.d/
# cp /var/tmp/floppy/Squid/logrotate.d/squid /etc/logrotate.d/
Mengedit file konfigurasi squid
——————————-
- editlah file squid.conf yg terletak pada direktori /etc/squid/ dengan text editor yg anda suka (misal vi, pico, joe, atau mcedit)
# vi /etc/squid/squid.conf
Pada artikel ini saya tidak akan membahas semua option yang ada pada squid.conf, saya hanya akan membahas option-option yang dirasa penting untuk menjalankan squid dan berpengaruh besar dalam optimasi squid.
http_port 3128
Option ini akan menentukan di port berapa squid akan berjalan (biasanya di port 3128 dan 8080)
icp_port 0
Option ini akan menentukan melalui port berapa squid akan mengirimkan dan menerima request ICP dari proxy cache tetangga.
cache_mem 32 MB
Option ini menentukan berapa besar memory yang akan digunakan oleh squid, defaultnya adalah 8 MB yaitu default yang cocok untuk digunakan pada
banyak sistem. Namun jika anda memiliki memory yang berlebih, maka disarankan untuk menaikkannya. Ada yang berpendapat bahwa nilai ini
didapat dari sepertiga memory bebas bagi squid.
cache_dir ufs /cache 1600 4 256
Option pada cache_dir menentukan sistem penyimpanan seperti apa yang akan digunakan (ufs), nama direktori tempat penyimpanan cache (/cache), ukuran
disk dalam megabytes yang digunakan oleh direktori tempat penyimpanan cache (1600 Mbytes), jumlah subdirektori pertama yang akan dibuat di bawah /cache (4),
dan jumlah subdirektori kedua yang akan diciptakan di bawah subdirektori pertama tadi (256).
Nilai2 pada option cache_dir tadi harus disesuaikan dengan sistem yang anda miliki, biasanya yang harus disesuaikan hanyalah tempat penyimpanan cache, ukuran disk,
dan jumlah subdirektori yang akan dibuat. Mengenai angka2 tersebut, dapat kita peroleh dari rumus yang telah disediakan oleh Mas Devshed untuk optimasi sbb:
1. Gunakan 80% atau kurang dari setiap kapasitas cache direktori yang telah kita siapkan. Jika kita mengeset ukuran cache_dir kita melebihi nilai ini,
maka kita akan dapat melihat penurunan performansi squid.
2. Untuk menentukan jumlah subdirektori pertama yang akan dibuat, dapat menggunakan rumus ini:
x=Ukuran cache dir dalam KB (misal 6GB=~6,000,000KB) y=Average object size (gunakan saja 13KB)
z= Jumlah subdirektori pertama = (((x / y) / 256) / 256) * 2 = # direktori
Sebagai contoh, misal saya menggunakan 6 GB dari untuk /cache (setelah disisihkan 80% nya), maka:
6,000,000 / 13 = 461538.5 / 256 = 1802.9 / 256 = 7 * 2 = 14
maka baris cache_dir akan menjadi seperti ini: cache_dir ufs 6000 14 256
cache_store_log none
Option ini akan melog setiap aktivitas dari storage manager. Log ini akan memperlihatkan objek-objek mana saja yang dikeluarkan dari cache, dan objek-objek mana saja yang disimpan dan untuk brp lama objek tersebut disimpan. Karena biasanya tidak ada gunanya untuk menganalisis data ini, maka disarankan untuk didisable.
negative_ttl 2 minutes
Default dari option ini adalah 5 menit, tetapi Mas Moh. J. Kabir menyarankan agar direndahkan menjadi 2 dan jika mungkin menjadi 1 menit. Kenapa settingannya seperti itu? Mas Moh. J. Kabir menjelaskan bahwa kita menginginkan proxy yang kita miliki setransparan mungkin. Jika seorang user mencari halaman web yang dia yakin itu ada, maka kita pasti tidak ingin adanya waktu lag antara URL menuju dunia dan kemampuan user untuk mengaksesnya.
cache_effective_user squid
cache_effective_group squid
Jika squid cache dijalankan oleh root, maka user yang akan menjalankannya akan diubah sesuai UID/GID user yang disebutkan pada option di atas. Pada contoh option di atas jika squid dijalankan oleh root, maka squid cache akan dijalankan dengan UID/GID squid.
maximum_object_size 1024 KB
Dengan option ini, ukuran file maksimum yang disimpan oleh squid cache bisa dibatasi. Dengan kata lain objek yang lebih besar dari bilangan ini tidak akan disaved ke dalam disk yang sudah disisihkan buat cache (misal /cache).
minimum_object_size 4 KB
Dengan option ini maka objek yang lebih kecil dari bilangan yang disebutkan tidak akan disaved ke dalam disk yang sudah disisihkan buat cache. Ada tambahan dari artikel yang ditulis Mas Jay bahwa ukuran file minimum yang dicache bertujuan mengefektifkan filesystem di mana biasanya ext2 diformat dengan 4 KB inode.
ftp_user hakiki@ciputnet.com This email address is being protected from spam bots, you need Javascript enabled to view it
Dengan option ini, maka ketika klien mengakses situs ftp anonymous, email address di atas akan dikirim sebagai password bagi ftp server anonymous.
reference_age 1 month
Dengan option ini, maka file cache yang tidak pernah diakses lagi selama nilai parameter di atas, akan dihapus secara otomatis oleh squid.
acl PazzNET src 192.168.1.0/255.255.255.0
http_access allow PazzNET
http_access deny all
Option-option tersebut menentukan subnet mana yang boleh mengakses proxy squid. Jika ada beberapa subnet, kita bisa menambahkan definisi acl nya.
cache_mgr hakiki@ciputnet.com This email address is being protected from spam bots, you need Javascript enabled to view it
Email-address dari local cache manager yang akan menerima email jika cache mati.Email ini pulalah yang akan muncul pada browser klien jika terjadi suatu kesalahan ketika mengakses suatu web via proxy squid.
visible_hostname hakiki.ciputnet.com
Informasi ini dikirim sebagai footer pada saat pesan error tampil di layar browser klien.
half_closed_clients off
Beberapa klien dapat membatalkan koneksi TCP nya, dengan membiarkan bagian penerimaaannya terbuka. Kadang-kadang squid tidak dapat membedakan antara koneksi TCP yang half-closed dan full-closed. Defaultnya, koneksi half-closed tetap terbuka sampai pembacaan dan penulisan pada soket memunculkan pesan error. Ubahlah nilai ini ke off, maka squid dengan serta merta akan menutup koneksi client jika tidak ada data yang dibaca lagi.
Saran Mas Devshed yang lain untuk meningkatkan performance:
cache_swap_high 100%
cache_swap_low 80%
Setelah semua selesai dilakukan, cobalah start squid anda dan rasakanlah perbedaannya :)
# /etc/rc.d/init.d/squid start
Jika ada error, jangan panik, carilah letak kesalahan dengan selalu memonitor log
# tail -f /var/log/messages
Jika masih ada error, berdo’alah, dan tanyakan pada forum2 linux di kota2 anda atau di #indolinux tentunya :)~
Pengembangan lebih lanjut untuk optimasi squid :
- Gunakan filesystem ReiserFS pada partisi cache direktori
- Gunakan 7200 RPM UDMA 66 drives atau fast (7200 atau 10k RPM) SCSI drives.Tweak dengan patch Andre Hedrick’s Unified IDE patch.
- Besarkan RAM
Wassalaamu’alaikum Wr Wb
Reference:
———-
1. Mourani, Gerhard, Securing and Optimizing Redhat Linux
2. Devshed, www.devshed.com
3. Squid.conf
4. FAQ
5. Kabir, MJ. Redhat Linux 6 Server

Iseng bikin bascom/wajan Bolic

del.icio.us TRACK TOP
By hqki. Filed in Lainnya.
2 comments filed

060812_164434.jpg060812_145125.jpgd65a.jpgf8a8.jpg060812_141352.jpg